Balonku ada lima
Rupa-rupa warnanya
Hijau, kuning, kelabu
merah muda dan biru
Meletus balon hijau
Dooor..!!
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat
Lagu anak-anak yang kini sudah jarang dinyanyikan anak-anak ini terdengar lucu dan cukup menghibur. Setidaknya ketika lagu itu dinyanyikan di depan kelas taman kanak-kanan atau kelompok bermain, penyanyi-penyanyi cilik beserta pengajarnya akan tersenyum. Lagu ciptaan eyang AT Mahmud ini cukup mewarnai dunia anak-anak, terutama dalam hal mengenal warna.
Lagu ini simpel, sederhana, tapi mungkin bagi orang-orang dewasa, lagu ini bisa jadi plesetan atau lelucon. Dalam otak orang dewasa, mungkin akan terpikir, kenapa yang meletus adalah balon yang warna hijau? Kenapa bukan yang kuning atau yang kelabu? Kenapa juga bukan yang merah muda atau biru? Padahal menurut arti warna, hijau itu melambangkan kesegaran........ Kenapa bukan warna kelabu saja yang meletus? Bukankah warna kelabu cenderung membawa nuansa sendu dan sedih?
Hahahahahaha.... sebagai sebuah lagu anak-anak, rasanya tak perlu dipikirkan sampai sejauh itu. Tapi, ketika lagu ini dipakai untuk sebuah penelitian interpretasi terhadap lagu, mungkin lagu ini bakalan jadi menarik banget. :D
Dan agak konyol mungkin, tapi hari ini ada seorang temen yang nyeletuk, “Kalo aja warna tabung gas 3 kg itu bukan ijo, mungkin gak akan sering-sering meledak.” Hwagagagagagagagaga...... =D
It could be..!! Coba aja warna tabungnya diganti merah muda, kelabu atau kuning, mungkin gak akan meledak. Tuh liat, tabung yang 12 kg warnanya biru dan gak pernah ada kasus tabung itu meledak. Bhuwawkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk.........!!!!!!
0 komentar:
Posting Komentar