4.12.10

hujan

december 3rd 2010 @ 03.00 pm

.
hujan turun lagi. tak terasa dingin, justru hangat
nuansa roman terbawa oleh air yang menembus pori-pori bumi
menyajikan gambaran hujan sekian tahun silam
membuatku semakin merindukanmu

.
iya, hujan selalu membawa serta rinduku padamu
seolah rasa itu meluap, jatuh dan menembus bumi
persis seperti hujan

.
ah, andai saja kau hadir disini bersama hujan
tentu romantisme ini akan menjadi sempurna
sayangnya hujan tak pernah benar-benar membawamu ke hadapanku
hujan hanya menghadirkan baumu, bayangmu
dan aku harus puas dengan oleh-oleh hujan untukku

.
rindu ini mungkin seperti pandangan mata burung ketika terbang
luas tak berbatas, tak bertepi

17.11.10

hai cinta

November 17th 2010 @ 2:09 am

cinta, rasanya sudah  lama sekali kita tak berjabat tangan. apa kabarmu hari ini? apa kau  masih dijuluki virus pink yang bisa membuat hati orang berbunga-bunga  saat kau kunjungi? apa kau masih pandai membuat orang mabuk kepayang  hingga rela berkorban untukmu?

cinta, aku hampir lupa  kapan terakhir kali kita bertemu dan berbincang. apa kau masih suka  menyantap secangkir cappucino hangat dan sepiring roti bakar rasa coklat  keju? apa kau masih sering memperbincangkan ketulusan hati seorang yang  mencinta?

ah cinta, rindu sekali aku padamu. tidakkah kau  ingin berkunjung dan berbincang sejenak denganku? aku ingin sekali lagi  merasakan getarmu. aku ingin sekali lagi merasakan keyakinan yang  mengakar karena kehadiranmu. datanglah sesekali padaku, agar nurani ini  tak membeku.

16.11.10

Beku

November 16th 2010 @ 10:29 pm

hujan sudah benar-benar  mengguyurku. aku basah kuyup kini. sendiri mematung di ujung jalan,  menikmati sisa rintik hujan. daun-daun di ujung ranting bergerak seirama  mengikuti arah angin. siluet jingga lampu jalanan menyorot tajam ke  arahku, memantabkan peranku sebagai lakon dari kisah yang sedang aku  jalani.

dingin? aku tak tahu lagi arti kata itu. karena  aku sudah hampir beku. hatiku nyaris beku. jika saja air mata bisa  mencairkan kebekuan ini, tentu aku akan lebih memilih untuk menangis,  tapi sepertinya air mataku pun mulai membeku.

ah biarlah  aku membeku, asal doaku tak turut membeku pula. dan semoga, ketika  mentari hadir esok hari, kebekuan ini akan meleleh pelan-pelan.

31.10.10

Rindu dan Hujan

banyak orang menantikan datangnya hujan
sebagian karena tak suka panas
dan hujan selalu kuasa menghadirkan kesejukkan
sebagian karena rasanya terwakili oleh hujan
terutama kenangan kala hujan

dan rindu adalah salah satunya
rindu dan hujan adalah paket romantis
ketika titik rindu terluapkan oleh bulir-bulir hujan
kala gema rindu terwakilkan oleh guntur dan kilat petir
dan kala hujan menjadi pembawa romansa sendu

merindumu bisa jadi menyenangkan
atau malah menyakitkan
ketika rasa hanya serupa bulir hujan jatuh ke selokan
atau kala rasa hanya selintas kilatan petir disertai gemuruhnya

terasa senang atau sakit
rindu ini tetap ada
dan merindumu kala hujan
menjelmakan bahagia dan pedih di dinding hatiku

19.9.10

Aku Tak Ingin

Aku tak ingin bertemu dengannya,meski aku begitu merindukannya..
Aku tak ingin tanganku tergenggam dengannya,meski aku begitu menyayanginya..
Aku tak ingin dia ada di dekatku saat aku menangis,meski aku tau kehadirannya bisa menenangkanku..
Aku tak ingin dia mengusap air mataku,meski aku tau usapannya sanggup melenyapkan pedihku..
Aku tak ingin dia bernyanyi untuku,meski nyanyiannya akan bisa mengantarkanku ke lelapnya malam..

<a href="http://dynadia.lenteradsign.com/wp-content/uploads/2010/12/Think_About_You_by_Dr4kon.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-76" title="Think_About_You_by_Dr4kon" src="http://dynadia.lenteradsign.com/wp-content/uploads/2010/12/Think_About_You_by_Dr4kon-300x250.jpg" alt="" width="300" height="250" /></a>

18.9.10

Sisa Mimpi

kepada pagi,
kepada matahari,
kutitpkan sisa mimpi malam tadi
suatu hari akan kuisi kembali
tak lama
sebentar saja aku kembali
sendiri
kepada malam-malam sepi

.

-ketika fajar, 12 juli 2010-

13.9.10

Kita

<div>
<div>

Kita seperti dua orang  asing yang baru berkenalan kemarin sore. Tak banyak yang bisa  dibicarakan, karena terlalu banyak yang harus dipikirkan, karena terlalu  banyak yang harus lebih dulu dimengerti sebelum berbicara. Kita hanya  dua orang asing yang tak tau harus berbicara apa agar suasana menjadi  lebih hangat dan bersahabat. Kita hanya dua orang asing yang asyik  dengan dunia kita sendiri, yang belum saling memahami karena kita baru  berkenalan kemarin sore.

Kita seperti dua orang yang telah  hidup bersama sekian puluh tahun. Tak banyak yang bisa dibicarakan,  karena sudah terlalu banyak topik yang dibahas, bahkan mungkin  berulang-ulang, karena sudah terlalu banyak mengerti hingga tak perlu  saling bicara lagi. Kita hanya dua orang yang telah terlalu lama hidup  bersama, yang tak tau harus membicarakan apa lagi agar suasana kembali  hangat dan bersahabat. Kita hanya dua orang yang terlalu lama hidup  bersama, yang sudah terlalu memahami hingga kita jenuh untuk selalu  bersama.

<a href="http://dynadia.lenteradsign.com/wp-content/uploads/2010/09/I_want_you_with_me_by_Alephunky.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-78" title="I_want_you_with_me_by_Alephunky" src="http://dynadia.lenteradsign.com/wp-content/uploads/2010/09/I_want_you_with_me_by_Alephunky-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>

</div>
</div>
<div id="YontooInstallID" style="display: none;">DB0637C0-0401-35A4-06FA-85171F8E22C3</div>
<div id="YontooClientVersion" style="display: none;">1.03.01</div>

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates