Lampu-lampu kota berjajar
Membentuk siluet lengkung
Mengingatkanku pada senyummu
Ketika mata kita bertemu
Jika nanti kita bertemu lagi
Apakah kau masih akan tersenyum padaku
Sehangat dan semesra dahulu?
Lampu-lampu kota berpendar menyeruakkan tawa
Membawa aku terbang ke masa-masa kita bersama
Masih akan adakah tawa seriang dahulu?
Lampu-lampu kota bercecer runtun
Seolah menjadi penunjuk jalanku untuk kembali
Akankah aku menemukan jalan pulang
Dan mendapatimu tengah menantiku di rumah kita?
Surabaya, 25 Mei 2007
0 komentar:
Posting Komentar